News

DPR: Pemerintah harus sanksi Lion Air

REPORTED BY: Insan Praditya

DPR: Pemerintah harus sanksi Lion Air Ilustrasi Lion Air jatuh

Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono menyarankan pemerintah untuk menjatuhkan sanksi kepada maskapai Lion Air atas tragedi jatuhnya pesawat tersebut di Tanjung Karawang, Jawa Barat.

“Tentu harus menentukan satu sanksi atau tindakan yang dilakukan oleh Pak Mentri untuk Lion Air,” ujar Bambang saat dihubungi Rima News di Jakarta, Jumat (09/11/208).

Selain itu Bambang mempertanyakan sikap kementrian perhubungan sesuai dengan UU No 1 tahun 2009 tentang penerbangan. Menurutnya mentri harus bertanggung jawab dalam persoalan ini.

“Mungkin yang bertanggung jawab sepenuhnya adalah mentri karena sesuai dengan undang-undang nomor 1 tahun 2009 pasa 308 itu dikatakan bahwa mentri bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keselamatan penerbangan,” paparnya.

Lebih lanjut, Dia mengatakan maskapai berlambang singa merah ini dinilai sering mengabaikan faktor kenyamanan dan keselamatan dalam penerbangan, sehingga kejadian tersebut terus berulang.

“Kejadian seperti juga memang pernah terjadi pada Lion Air yang dimana kejadian-kejadian tidak hanya dari sisi keselamatan tapi juga dari sisi kenyaman yang sering diprotes oleh para pelanggannya,” jelasnya.

Kendati demikian, Dia menilai manajemen keselamatan Lion Air sangat lemah, dalam menjaga keselamatan para penumpang yang menggunakan jasanya.

“Kalau menurut saya budaya kesalamatan dari perusahaan ini sangat kurang,” pungkasnya.

Tidak hanya itu, Bambang meminta Komisi Nasional Keselamatan dan Transportasi (KNKT) untuk segera menyelesaikan investigasi atas penemuan Black Box yang sudah ditemukan. Dengan begitu, ia berharap KNKT dapat menyimpulkan penyebab apa saja pada peristiwa tersebut.

“Kecelakaan ini kan kita belum bisa mengetehaui penyebabnya karena apa KNKT juga belum bisa menyimpulkan kesalahan itu mutlak pada Lion Air,” tutupnya.

Fahri Hamzah prihatin dengan kubu Prabowo
Ingin selamat, Parpol lain bisa tiru Demokrat
Kubu Jokowi: kita tak terjebak diksi kubu sebelah
Perindo nilai sosok Jokowi tak identik dengan PDIP
Parlemen Eropa minta AS batasi ekspor senjata ke Arab Saudi demi HAM
Ini kata Bamsoet soal humas Polri
Fahri Hamzah komentari seleksi CPNS di timur Indonesia yang rumit dan panjang
Archandra beber strategi jual blok migas Indonesia
Agus Santoso sudah pensiun jauh sebelum tragedi Lion Air JT 610
Mengingat 3 horor perkosaan di Indonesia
Agung Laksono nilai dukungan Soetrisno Bachir dongkrak suara Jokowi
Popularitas Habieb Rizieq turun, Golkar: masyarakat ingin kelembutan
TKN: Ustad Abdul Somad tak berpihak pada Prabowo
Demokrat ke Prabowo-Sandi: Apa yang menjadi janji harus ditepati
Fahri Hamzah: Pilpres lebih banyak perang gimmick, rakyat lapar bos
Fetching news ...