News

Lion Air wajib berikan santunan kepada keluarga korban tanpa diminta

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

Lion Air wajib berikan santunan kepada keluarga korban tanpa diminta Pakar Asuransi Penerbangan Sofian Pulungan.

Pakar Asuransi Penerbangan Sofian Pulungan mengatakan Lion Air wajib membayar santunan kepada keluarga korban pesawat JT-610 sebesar 1,25 miliar per orang. Ia juga mengatakan Lion juga wajib memberikan biaya akomodasi keluarga penumpang selama pencarian korban berlangsung.

 

"Semua biaya yang terkait safe and rescue dengan masalah pencarian itu dicover oleh asuransi, termasuk yang saya katakan tadi pendirian DVI center itu semua biayanya dicover oleh asuransi," kata Sofian di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (3/11/2018).

 

Sofian mengatakan batas tanggungan asuransi membayar setiap kejadian kecelakaan mencapai hingga 750 juta dollar. Menurutnya jumlah batas tanggungan itu cukup besar karena memang diperuntukan untuk hal tersebut.

 

Sofian menjelaskan keluarga korban juga diperbolehkan untuk mengajukan lebih dari jumlah tanggungan yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan syarat, keluarga korban membawa bukti kuat seperti surat hutang, dan lain-lain.

 

"Nggak usah khawatir, takut, atau gimana karena sudah dapat uang, jangan. Ajukan saja, anda mengajukan 5 miliar, 10 miliar, silakan saja, tapi harus ada tentunya justifikasi," ujarnya.

 

Selanjutnya, Sofia mengimbau kepada keluarga korban untuk berhati-hati ketika pihak maskapai menyodorkan sejumlah dokumen yang harus ditandatangani. Sebab, menurutnya hal itu perlu diperhatikan supaya di dalam dokumen tersebut tidak ada pernyataan yang sifatnya pembebasan tanggung jawab. 

 

"OJK harus meneliti dokumen apa ini gitu kalau itu yang menyangkut 1 miliar itu cukup dengan tanda terima atau kwitansi," pungkasnya.

 

Sebagai informasi, nilai pertanggungan asuransi untuk penumpang tersebut sudah diatur dalam perjanjian polis dan sesuai pada Peraturan Menteri Perhubungan No.77 Tahun 2011 Tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara pasal 3 (a). 

 

Aturan itu menyebutkan jumlah ganti kerugian terhadap penumpang yang meninggal dunia di dalam pesawat udara karena akibat kecelakaan pesawat udara atau kejadian yang semata-mata ada hubungannya dengan pengangkutan udara diberikan ganti kerugian sebesar Rp 1,25 miliar per penumpang.

 

Kubu Prabowo nilai jargon wong cilik Jokowi hanya untuk komoditas politik
KPU harap anggaran pemilu dapat digunakan mulai Januari 2019
Demokrat nilai tuduhan Wiranto terkait oknum perusak salah dan terburu-buru
Farhat Abbas minta PSI dikeluarkan dari Tim Kampanye Nasional
PPP: Yang kaget kotak suara kardus mungkin tak hadir rapat
Rusia perkuat pasukan rudal dengan ratusan senjata baru
Mobile Legends rilis karakter hero baru
BRI beberkan dua cara hadapi fintech
Pelemahan rupiah dan sentimen dagang AS halangi pergerakan IHSG
Tiga permohonan maaf La Nyala ke Jokowi
Nasdem klaim TGB bergabung
PKB siap sumbang kubu Jokowi 25 juta suara
Ini kritik PDIP terhadap Kubu Jokowi
PKB akui Ma'ruf Amin benteng Jokowi dari tuduhan anti-Islam
Suku Yei Papua sambut “kado Natal” dari prajurit TNI
Fetching news ...