Sindir Jokowi, Fahri Hamzah: Tukang cukur jangan diajak selfie, dikasih modal

REPORTED BY: Insan Praditya

Sindir Jokowi, Fahri Hamzah: Tukang cukur jangan diajak selfie, dikasih modal Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menyarankan kepada Jokowi untuk memberikan modal kepada tukang cukur asal Garut yang Ia singgahi. Fahri menygatakan hal itu lebih berguna dibandingkan mengajak selfie untuk modal pencitraan jelang pilpres.

Hal tersebut dikatakan Fahri dalam rangka menanggapi momen Presiden Jokowi pangkas rambut saat berada di Garut, Jawa Barat.

"UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) itu jangan diajak foto, dikasih modal. Orang tuh perlu modal perlu pengembangan diri," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/01/2019).

Fahri mengatakan pertumbuhan ekonomi UMKM di Indonesia harus disuntik dana dari pemerintah, sehingga usaha tersebut dapat tumbuh dan berkembang.

"Jadi lebih baik pertumbuhkan ekonomi UMKM akan tumbuh dan berkembang tapi kalau ekonomi stagnan mau diajak foto berapa kali pun tetep aja tambah susah," imbuh Fahri.

Lebih lanjut, saat ditanya hal tersebut pencitraan atau tidak, mantan politisi PKS itu menilai hal yang wajar ketika apa yang dilakukan Jokowi adalah pencitraan.

Mengingat, kini adalah momen menuju Pilpres yang diselenggarakan April mendatang.

"Saya enggak ngerti, tetapi ini kan musim memangnya harus membangun citra tapi saya enggak tahu apakah rakyat masih mau lihat itu sebagai ada urusannya dengan rakyat," tutup Fahri.

Sebelumnya, Presiden Jokowi melakukan cukur rambut dalam kunjungannya ke Garut. Hal itu diunggah melalui akun media sosial Presiden di Instagram, Sabtu (19/01/2019).

Ketika itu, lokasinya berada di bawah pohon yang rindang, menghadap ke Setu Bagendit, Bayuresmi, Garut, Jawa Barat. Momen tersebut lantas diabadikan dalam foto yang kemudian viral di media sosial dan mendapat banyak komentar.

Usai Romy dicokok KPK, PPP yakin bangkit
Kubu Jokowi akan yakinkan swing voters di kampanye terbuka
Komnas HAM sebut pemerintah umbar janji ke korban gempa Sulteng
Daftar kesalahan berkirim email resmi
PDIP ingin Golkar rebut posisi kedua dari Gerindra
PDIP: Prabowo-Sandi hanya naik 4 persen padahal sudah pakai fitnah dan hoaks
DPR setujui dua nama calon hakim konstitusi
IHSG berpotensi menguat hari ini
BPN: Jokowi kehilangan kepercayaan dari masyarakat
Rapat Paripurna sepi, ini alasan Wakil Ketua DPR
Kubu Prabowo nilai OTT Romahmurmuziy tanda pemerintahan Jokowi tidak berhasil
Elektabilitas turun, ini kata kubu Jokowi
Amerika imbau Iran hentikan program rudal balistik
Fadli Zon: Krisis Timur Tengah dipicu masalah politik
Dukungan Erwin Aksa sangat diharapkan kubu Prabowo
Fetching news ...