Kubu Jokowi minta Prabowo tak marahi media

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Kubu Jokowi minta Prabowo tak marahi media Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani mengingatkan Prabowo Subianto untuk tidak marah-marah kepada media atau jurnalis terkait pemberitaan acara yang disebut calon nomor urut 02 itu dihadiri 11 juta orang. Sebab, menurutnya, pengelola media mungkin memiliki kecenderungan politik sendiri.

"Media itu kan punya indepedensinya sendiri," kata Arsul saat ditemui di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (05/12/2018).

Arsul mengatakan, selaku anggota komisi III DPR RI, pihaknya juga pernah kecewa dengan pemberitaan media. Namun, hal itu dapat dikomunikasikan dengan media terkait. Ia mengatakan kekecewaan terhadap media tidak perlu diekspresikan dengan kemarahan.

"Kami pun sering kali juga dalam tanda kutip kecewa dengan media. Tetapi, kan, tidak perlu kemudian itu kita ekspresikan dalam bentuk kekecewaan dan kemarahan; kami komunikasikan sajalah," ujarnya.

Selanjutnya, Arsul mengatakan di tim kampanye Jokowi-Ma'ruf jika ada media yang condong pada paslon tertentu, pihak TKN akan memberikan klarifikasi atau berita penyeimbang.

"Kami, begitu media katakanlah miring ke sebelah, ya istilah kita, ya, tinggal counter sesuai dengan yang kita mau, karena media ada imbangan-imbangannya," pungkasnya.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto heran karena minimnya pemberitaan media di acara reuni 212 yang menurutnya dihadiri oleh jutaan orang.

"Kita dipandang dengan sebelah mata; kita nggak dianggap, karena dibilang kita nggak punya duit. Mereka sudah tutup semua. Buktinya hampir semua media tidak mau meliput 11 juta lebih orang yang berkumpul, belum pernah terjadi di dunia," kata Prabowo beberapa waktu yang lalu.

Prabowo sentil elit koalisi belum nyumbang, PKS: Kami otomatis bantu
Kubu Prabowo nilai jargon wong cilik Jokowi hanya untuk komoditas politik
KPU harap anggaran pemilu dapat digunakan mulai Januari 2019
Demokrat nilai tuduhan Wiranto terkait oknum perusak salah dan terburu-buru
Farhat Abbas minta PSI dikeluarkan dari Tim Kampanye Nasional
PPP: Yang kaget kotak suara kardus mungkin tak hadir rapat
Rusia perkuat pasukan rudal dengan ratusan senjata baru
Mobile Legends rilis karakter hero baru
BRI beberkan dua cara hadapi fintech
Pelemahan rupiah dan sentimen dagang AS halangi pergerakan IHSG
Tiga permohonan maaf La Nyala ke Jokowi
Nasdem klaim TGB bergabung
PKB siap sumbang kubu Jokowi 25 juta suara
Ini kritik PDIP terhadap Kubu Jokowi
PKB akui Ma'ruf Amin benteng Jokowi dari tuduhan anti-Islam
Fetching news ...