Kemenaker sebut angka pengangguran di Indonesia turun drastis

REPORTED BY: Insan Praditya

Kemenaker sebut angka pengangguran di Indonesia turun drastis Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia, Hanif Dakhiri

Menteri tenaga kerja Republik Indonesia, Hanif Dhakiri mengatakan angka pengangguran di Indonesia turun drastis. Hal ini merupakan respon datas pernyataan menteri ESDM Sudirman Said yang mengatakan angka pengangguran di Indonesia yang dibilang masih cukup tinggi. Menurutnya, apa yang diungkapkan oleh Sudirman Said tak berbanding lurus dengan data yang ia miliki.

"Loh kita ini (angka pengangguran) turun drastis. Sekarang ini 5,13 % itu angka pengangguran terendah dalam sejarah kita ini," ujarnya di Gedung DPR-MPR RI,Jakarta (23/10/2018).

"Bukan tahun ini, tapi sejak kita masuk era reformasi itu (angka pengangguran) paling rendah, 5,13 %," tegasnya.

Lebih jauh, Hanif juga meminta agar publik dapat melihat data-data pengangguran sebelumnya. Menurut Hanif di era Jokowi-JK ini ada pencapaian yang baik dalam upaya mengurangi angka pengangguran.

Kendati demikian, Hanif mengaku jika dirinya beserta jajarannya masih mempunyai tugas untuk terus menurunkan angka pengangguran.

"Tapi bahwa saat ini trennya sudah bagus. Kemiskinan menurun, ketimpangan sosial menurun, pengangguran menurun, pertumbuhan ekonomi terus merangkak naik," jelasnya.

"Jadi inflasinya sangat terkendali. ini inflasi kan terkait bagaimana daya beli masyarakat, jadi so far so good lah menurut saya," lanjutnya.

Sebelumnya, Mantan Menteri ESDM yang juga Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Sudirman Said  mengatakan kemiskinan di Indonesia masih menjadi masalah. Menurutnya, jika kondisi perekonomian di Indonesia terus seperti ini, akan terkena krisis ekonomi.

"Kemiskinan memang masih menjadi masalah di Indonesia, jumlah orang miskin mendekati angka 97 juta. Angka ini menjadi suatu hal yang rentan bila kita terkena krisis ekonomi," ucap Sudirman Said di Gedung Prakarti Center, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2018) lalu.

Selain itu, mantan Menteri ESDM itu mengklaim, di Indonesia terdapat 7 juta orang menganggur dan hampir 42 juta orang setengah menganggur. Ia juga mengatakan 57 persen dari orang yang setengah mengganggur bekerja minimal dua jam dalam seminggu.

"Pengangguran terbuka di Indonesia sebanyak 7 juta, ini keadaan yang harus kita selesaikan. Lalu, 42 juta itu bisa masuk kategori setengah menganggur dan 57 persen orang di Indonesia itu 2 jam seminggu. Mereka bekerja seperti pengemudi ojek online, pemilik warung, pemilik online shop dan freelancer yang semakin banyak di Indonesia," tutupnya.

Prabowo sentil elit koalisi belum nyumbang, PKS: Kami otomatis bantu
Kubu Prabowo nilai jargon wong cilik Jokowi hanya untuk komoditas politik
KPU harap anggaran pemilu dapat digunakan mulai Januari 2019
Demokrat nilai tuduhan Wiranto terkait oknum perusak salah dan terburu-buru
Farhat Abbas minta PSI dikeluarkan dari Tim Kampanye Nasional
PPP: Yang kaget kotak suara kardus mungkin tak hadir rapat
Rusia perkuat pasukan rudal dengan ratusan senjata baru
Mobile Legends rilis karakter hero baru
BRI beberkan dua cara hadapi fintech
Pelemahan rupiah dan sentimen dagang AS halangi pergerakan IHSG
Tiga permohonan maaf La Nyala ke Jokowi
Nasdem klaim TGB bergabung
PKB siap sumbang kubu Jokowi 25 juta suara
Ini kritik PDIP terhadap Kubu Jokowi
PKB akui Ma'ruf Amin benteng Jokowi dari tuduhan anti-Islam
Fetching news ...