Sentimen negatif perang dagang AS-Cina picu pelemahan IHSG

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Sentimen negatif perang dagang AS-Cina picu pelemahan IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (06/12/2018) dibuka melemah dipicu sentimen negatif eksternal mengenai perang dagang.

IHSG BEI dibuka melemah 38,11 poin atau 0,62 persen menjadi 6.095,01, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 9,51 poin atau 0,97 persen menjadi 969,94.

Kepala Riset Valbury Sekuritas, Alfiansyah di Jakarta, mengatakan bahwa sentimen dari eksternal berupa ketidakpastian pasar atas perang dagang yang kembali mencuat setelah peringatan presiden AS Donald Trump terhadap Cina mengenai tarif.

"Kendati AS dan Cina melakukan gencatan tarif selama 90 hari, namun Trump kembali memperingatkan akan mengenakan tarif pada mayoritas barang Cina," katanya di Jakarta, Kamis (06/12/2018).

Sikap Trump tersebut, lanjut dia, membuat pelaku pasar kembali berpikir ulang terhadap Amerika Serikat-Cina apakah benar-benar dapat mencapai kesepakatan dagang.

"Sentimen eksternal itu menjadi hambatan bagi laju pergerakan indeks bursa global, termasuk IHSG," katanya.

Sementara itu, sentimen dari dalam negeri, menurut dia, terbilang terbatas sehingga menyulitkan bagi IHSG untuk bisa kembali bergerak ke area positif.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei melemah 300,04 poin (1,37 persen) ke 21.619,28, indeks Hang Seng melemah 568,68 poin (2,12 persen) ke 26.250,99, dan indeks Strait Times melemah 38,11 poin (1,22 persen) ke posisi 3.117,35.

Usai Romy dicokok KPK, PPP yakin bangkit
Kubu Jokowi akan yakinkan swing voters di kampanye terbuka
Komnas HAM sebut pemerintah umbar janji ke korban gempa Sulteng
Daftar kesalahan berkirim email resmi
PDIP ingin Golkar rebut posisi kedua dari Gerindra
PDIP: Prabowo-Sandi hanya naik 4 persen padahal sudah pakai fitnah dan hoaks
DPR setujui dua nama calon hakim konstitusi
IHSG berpotensi menguat hari ini
BPN: Jokowi kehilangan kepercayaan dari masyarakat
Rapat Paripurna sepi, ini alasan Wakil Ketua DPR
Kubu Prabowo nilai OTT Romahmurmuziy tanda pemerintahan Jokowi tidak berhasil
Elektabilitas turun, ini kata kubu Jokowi
Amerika imbau Iran hentikan program rudal balistik
Fadli Zon: Krisis Timur Tengah dipicu masalah politik
Dukungan Erwin Aksa sangat diharapkan kubu Prabowo
Fetching news ...