Golkar sarankan tetap ada logo parpol di bantuan gempa Sulteng

REPORTED BY: Insan Praditya

Golkar sarankan tetap ada logo parpol di bantuan gempa Sulteng Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzili

Ketua DPP Partai Golkar TB Ace Hasan Syadzily mengatakan setiap partai politik berhak mencantumkan logo partainya di bantuan untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala di Sulawesi Tengah. Ace mengatakan setiap parpol tentu tidak akan membeda-bedakan korban gempa dan tsunami dalam pemberian bantuannya.

"Soal logo partai setiap partai berhak untuk mencantumkan identitas mereka, tetapi kan pasti dalam rangka membantu para korban tersebut kita tidak perlu ini dari siapa dan untuk siapa," kata Ace di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (03/10/2018).

Ace juga memberikan contoh pada partai Golkar yang akan memberikan bantuan pada korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Menurutnya, bantuan akan didistribusikan ke kantor DPD Golkar dimana bantuan itu tentu terdapat logo partai.

"Misalnya Partai Golkar pasti tak akan berlebihan untuk menggunakan artribut partai. Untuk mendistribusikan bantuan misalnya kami sepakat distribusi bantuan ke kantor DPD partai Golkar Sulawesi Tengah itu kan sulit dihindari untuk tidak menggunakan institusi partai," ujarnya.

Ace mengatakan Ia bersama pengurus Golkar lainnya akan mendatangi Palu untuk melihat kondisi korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

"Insyaallah rencananya kita juga akan ke Palu untuk melihat korban yang ada disana gitu ya," pungkasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan partai politik dan pasangan capres dan cawapres di Pemilu 2019 diizinkan memberikan bantuan terhadap korban gempa dan tsunami di Palu. Namun, KPU tidak memperolehkan terdapat logo dan foto paslon dalam bantuan.

"Dipersilahkan memberikan bantuan kemanusiaan, tetapi tanpa diembel-embeli oleh kepentingan politik tertentu," kata Wahyu beberapa waktu yang lalu.

Wahyu mengatakan kampanye tetap diperbolehkan. Namun, KPU meminta supaya peserta Pemilu tidak menjadikan bencana sebagai salah satu bahan untuk berpolitik.

"Ini memang sudah tahapan kampanye, dipersilahkan peserta pemilu untuk kampanye. Tetapi terkait dengan bantuan terhadap korban bencana alam, jangan dijadikan komuditas politik," tutup Wahyu.

Prabowo sentil elit koalisi belum nyumbang, PKS: Kami otomatis bantu
Kubu Prabowo nilai jargon wong cilik Jokowi hanya untuk komoditas politik
KPU harap anggaran pemilu dapat digunakan mulai Januari 2019
Demokrat nilai tuduhan Wiranto terkait oknum perusak salah dan terburu-buru
Farhat Abbas minta PSI dikeluarkan dari Tim Kampanye Nasional
PPP: Yang kaget kotak suara kardus mungkin tak hadir rapat
Rusia perkuat pasukan rudal dengan ratusan senjata baru
Mobile Legends rilis karakter hero baru
BRI beberkan dua cara hadapi fintech
Pelemahan rupiah dan sentimen dagang AS halangi pergerakan IHSG
Tiga permohonan maaf La Nyala ke Jokowi
Nasdem klaim TGB bergabung
PKB siap sumbang kubu Jokowi 25 juta suara
Ini kritik PDIP terhadap Kubu Jokowi
PKB akui Ma'ruf Amin benteng Jokowi dari tuduhan anti-Islam
Fetching news ...