News Law

Komisi III DPR tetapkan dua Hakim Agung

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Komisi III DPR tetapkan dua Hakim Agung

Komisi III DPR menetapkan dua Hakim Agung, yaitu Abdul Manaf untuk Kamar Agama dan Pri Pambudi Teguh untuk Kamar Perdata. Dua calon Hakim Agung tersebut dinyatakan lolos setelah uji kelayakan dan kepatutan.

"Sepuluh fraksi menyetujui untuk memilih Abdul Manaf sebagai Hakim Agung pada Kamar Agama dan Pri Pambudi Teguh sebagai Hakim Agung pada Kamar Perdata," kata Desmond Junaidi Mahesa usai rapat pleno di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/07/2018).

Keputusan itu diambil secara aklamasi pada rapat pleno Komisi III, kemudian hasil keputusan itu akan dibawa ke rapat paripurna. Dari keputusan itu Abdul Manaf dan Pri Pambudi Teguh akan dilantik sebagai Hakim Agung pada rapat paripurna DPR selanjutnya.

"Dengan demikian, rapat ini secara aklamasi sudah kita pilih, dan kita akan teruskan ke rapat paripurna," kata Desmond.

Desmod mengatakan kedepannya ia berharap Komisi Yudisial (KY) melakukan seleksi sesuai kebutuhan Mahkamah Agung. Ia mengatakan dua calon Hakim Agung yang diajukan KY tidak memenuhi kebutuhan yang diminta MA, yaitu ada 8 jabatan Hakim Agung. Oleh karena itu, Desmod meminta disediakan calon Hakim Agung sesuai kebutuhan.

"Ke depan kami berharap untuk berapa kekurangan Hakim Agung, KY melakukan seleksi sesuai kebutuhan itu agar putusan itu bukan putusan di KY. Seolah-olah KY hari ini adalah menyeleksi yang seharusnya dipilih. itu kan juga enggak bener," tutur Desmod.

Sebelumnya, Komisi III DPR melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Hakim Agung. Kedua calon tersebut adalah Abdul Manaf yang sebelumnya menjabat sebagai Dirjen Peradilan Agama dan Pri Prambudi Teguh yang kini menjabat sebagai hakim tinggi pengadilan tinggi Jawa Tengah yang merupakan kakak dari Ganjar Pranowo

"Kami laksanakan (fit and proper test) untuk memenuhi permintaan dua kamar yang masih kosong, kamar perdata dan kamar agama. KY mengajukan dua nama. Nama tersebut telah kami lakukan fit and proper test. Pertama terhadap Pak Abdul Manaf, Kamar Agama, yang kedua terhadap Pak Pri Pambudi Teguh, Kamar Perdata," kata anggota Komisi III DPR Taufiqulhadi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (10/07/2018).

PKPI yakin dapat suara 4 kali lipat di 2019
PAN nilai kepala daerah tak perlu jadi timses
Inggris tertarik masukkan Bali dalam Second Cities Programme
\
Mizan luncurkan Seri Teroka di ajang AICIS
Fahri nilai KPK sudah jadi lembaga politik
Partai Berkarya akan kembangkan program-program Soeharto
Fraksi PPP nilai anjloknya Rupiah akibat perang dagang AS
Kubu Jokowi nilai nama tim kampanye kubu Prabowo terlalu abstrak
Tujuh kepala daerah Sumatera Barat dukung Jokowi-Ma'ruf
Ma'ruf Amin bakal kampanye di wilayah suara terendah Jokowi
Anggota Partai Komunis yang ditangkap tak terkait politik Indonesia
Alasan cegah korupsi, politisi Gokar dukung kenaikan anggaran LKPP pemerintah
Diputusin saat lagi sayang-sayangnya, harus bagaimana?
Fahri beber alasan Kwik Kian Gie tak cocok di kubu Jokowi
Fetching news ...